Berita Utama

Gubernur Ganjar Ketemu Mantan

Rab, 22/02/2017 - 16:08 -- ully

Purworejo – Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP menyambangi mantannya, Selasa (21/2). Tapi, jangan berfikir kalau mantan itu adalah mantan teman dekat.

Sore itu, orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut mengunjungi SMP Negeri 3 Purworejo, mantan sekolah di mana Ganjar remaja pernah menuntut ilmu. Berbarengan dengan roadshow di Kabupaten Purworejo, dia meresmikan aula sekolah yang dibangun dari bantuan pemerintah provinsi.

Ciptakan Sistem Luluskan Orang Miskin

Rab, 22/02/2017 - 12:00 -- ully

Purworejo – Tenaga pendidik diminta bisa mendorong pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah. Setidaknya, me-re engineer atau menciptakan sistem agar orang miskin lulus sekolah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP saat memberikan pengarahan kepada pegawai Pemerintah Kabupaten Purworejo beserta perwakilan kepala sekolah dan guru SMA/ SMK, di Pendapa Kabupaten Purworejo, Selasa (21/2). Ditambahkan, pola belajar mengajar siswa tidak hanya difokuskan pada akademis.

RSUD Tjitrowardojo Diminta Informasikan Ketersediaan Layanan

Rab, 22/02/2017 - 10:40 -- ully

Purworejo – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tjitrowardojo diminta mengembangkan sistem informasi rumah sakit bagi masyarakat. Khususnya, menyangkut informasi ketersediaan tempat tidur/ kamar maupun layanan untuk pasien.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP saat meninjau RSUD Tjitrowardojo, Selasa (21/2). Menurutnya, informasi ketersediaan layanan maupun tempat tidur sangat penting agar masyarakat dapat mengecek layanan yang diinginkan. Terlebih mereka yang tinggal jauh dari rumah sakit.

Kebaya Bordir Manual Pukau Iriana

Sel, 21/02/2017 - 17:58 -- ully

Karanganyar - Keindahan kebaya bordir handmade karya Farikh, warga Bae Kudus, mampu memukau Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Kebaya itu dipamerkan di stand Dekranasda Provinsi Jawa Tengah di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (21/2).

Wajar saja kalau mantan Ketua TP PKK Kota Surakarta itu sangat tertarik dengan kebaya bordir milik Farikh. Sebab, kebaya yang dikerjakan secara manual itu memang memiliki motif bercita rasa seni tinggi. Selain itu, kainnya sangat halus dan hasil bordirnya tidak gatal karena menggunakan rancang gunting.

Halaman

Berlangganan RSS - Berita Utama