SENDRATARI RAMAYANA : ‘’BRUBUH ALENGKA’’

Date: 
Minggu, 19 April, 2015
Lokasi: 
Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta
Categories: 

Dalam rangka memeriahkan Pekan HUT ke 40 TMII Jakarta, Kantor Perwakilan Jawa Tengah menggelar Sendratari Ramayana
HARI / TANGGAL : MINGGU, 19 APRIL 2015, JAM 19.00 WIB S/D SELESAI
CERITA : "BRUBUH ALENGKA", dari SANGGAR : SANGGAR KEMBANG SETAMAN SURAKARTA, TEMPAT : PANGGUNG TERBUKA "OJO DUMEH" ANJUNGAN JAWA TENGAH TMII JAKARTA

Sinopsis Sendratari Ramayana : ‘’BRUBUH ALENGKA’’

Rahwana, raja Alengkadiraja memuncak kemarahannya ketika mengetahui Sarpakenaka dipotong hidungnya oleh Lesmana. Akhirnya Rahwana berkeinginan untuk menculik Shinta. Di hutan Dandaka, Prabu Rahwana mengintai mereka bertiga. Rahwana, dengan siasatnya mengubah seorang hambanya bernama Kala Marica menjadi seekor kijang kencana. Dan memang benar setelah melihat keelokan kijang tersebut, Shinta meminta Rama untuk menangkapnya. Karena permintaan sang istri tercinta maka Rama berusaha mengejar kijang seorang diri, tinggallah Shinta dan Lesmana. Selang beberapa saat, Shinta mulai mencemaskan Rama dan meminta Lesmana untuk mencarinya.

Sebelum meninggalkan Shinta, Lesmana membuat perlindungan dengan membuat lingkaran magis. Mengetahui Shinta seorang diri, Rahwana mulai beraksi, namun usahanya gagal karena ada lingkaran magis tersebut. Rahwana cari siasat, dengan mengubah diri menjadi brahmana tua . Ternyata siasatnya berhasil dengan menangkap tangan dan menarik Shinta keluar dari lingkaran. Selanjutnya, Shinta dibawa pulang ke istananya, setelah berhasil mengalahkan seekor burung Garuda yang bernama Jatayu yang hendak menolong Dewi Shinta.

Disaat yang sama Rama terus memburu kijang kencana dan akhirnya berhasil memanahnya, namun kijang itu berubah kembali menjadi Kala Marica. Terjadilah pertempuran antar keduanya, dan akhirnya Kala Marica dapat dikalahkan. Pada saat itu juga, Lesmana berhasil menemukan Rama. Selanjutnya mereka berdua bertemu Jatayu yang luka parah, Rama mencurigai Jatayu yang menculik dan dengan penuh emosi ia hendak memanahnya tapi berhasil dicegah oleh Lesmana. Dari keterangan Jatayu mereka mengetahui bahwa yang menculik Shinta adalah Rahwana .Ditengah jalan mereka bertemu dengan seekor kera putih bernama Hanuman. Dan Hanuman menawarkan bantuannya dalam menemukan kembali Shinta, dengan pergi ke istana Alengka.

Taman Argasoka adalah taman kerajaan Alengka, dimana Shinta menghabiskan hari-hari penantiannya. Shinta ditemani Trijata kemenakan Rahwana. Karena sudah beberapa kali Rahwana meminta dan ‘memaksa' Shinta menjadi istrinya ditolak, akhirnya Rahwana habis kesabarannya ingin membunuh Shinta, namun dicegah oleh Trijata. Di dalam kesedihannya, Shinta mendengar sebuah lantunan lagu Hanuman yang sedang mengintainya. Setelah kehadirannya diketahui Shinta, segera Hanuman menghadap untuk menyampaikan maksud kehadirannya sebagai utusan Rama. Setelah selesai menyampaikan maksudnya, Hanuman membuat keonaran yaitu merusak lingkungan istana.

Mengetahui kraton dirusak, kemarahan Rahwana memuncak hingga terjadi perang antara Rahwana dengan Rama. Pada akhir pertempuran, Rahwana mati kena panah pusaka Rama. Shinta menemui, akan tetapi Rama menolak karena menganggap Shinta telah ternoda selama berada di kerajaan Alengka. Untuk membuktikan kesuciannya, Shinta melakukan bakar diri. Karena kebenaran kesucian Shinta dan pertolongan Dewa Api, Shinta selamat dari api. Akhirnya Rama menerima kembali Shinta dengan perasaan haru dan kembali ke istana Ayodya.