PENTAS DUTA SENI KABUPATEN WONOSOBO

Date: 
Minggu, 19 April, 2015
Lokasi: 
Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta
Categories: 

Hari/tanggal : Minggu, 19 April 2015. Jam : 10.00 wib
Kesenian  : CAMPURSARI SURYA BUDAYA, DRAMA TARI "RUWATAN RAMBUT GEMBEL" 
Sanggar  : SURYA BUDAYA IKW, SANGGAR RESWARA, SANGGAR ANAK BISU TULI DENA UPAKARA
Pameran Produk Unggulan : 1. Kerajinan : Topeng, Bambu, Akar Wangi, Tembaga, Perak, Perca, Batik
2. Makanan : Carica, Teh tambi, Purwaceng, Keripik jamur, Kacang Dieng, Opak, Tiwul, Combro, Mie Ongklok, dll.

SINOPSIS "RUWATAN RAMBUT GEMBEL"
 
Wonosobo merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah, yang terletak diantara lereng Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang memiliki peradapan tinggi dan tua, seperti tercermin dalam cerita rakyat yang masih lestari hingga kini, salah satu bentuk tinggalan budaya dan sejarah yaitu "UPACARA TRADISI RUWAT RAMBUT GEMBEL" dimana banyak anak - anak yang tumbuh berambut gembel, ini merupakan ciri khas yang dimiliki daerah tersebut.

Anak tersebut dianggap sebagai anak SUKERTO yang dicadangkan menjadi mangsa Bathara Kala akan tetapi ada juga yang mempercayai bahwa anak yang Gembel merupakan TITIPAN / TITISAN KYAI KOLODETE. Kyai Kolodete adalah salah satu tokoh yang membuka Wonosobo yang sangat menyayangi anak - anak kecil.

Maka Anak yang berambut Gembel harus diruwat agar terlepas dari ancaman mara bahaya, menjadi santapan Bethara Kala, Bagi Masyarakat yang mempercayai anak tersebut harus diruwat setelah anak mau untuk dicukur dan terpenuhi bebana yang diminta tanpa dipengaruhi oleh siapapun.