Pandanaran Art Festival 2014

Date: 
Jumat, 28 November, 2014
Lokasi: 
Kota Semarang
Categories: 

Jumat malam (21/11) Walikota Semarang Hendrar Prihadi membuka Pandanaran Art Festival di seputar Jalan Menteri Supeno. Turut hadir dalam kegiatan tersebut SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Semarang termasuk Camat dan lurah, dan juga anggota Muspida.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya event agenda tahunan Pemkot Semarang kali ini mengangkat tema “Harmoni Semarang” tahun ini yang mengandung arti keberagaman kebudayaan yang unik di Kota Semarang sebagai potensi yang harus tetap dilestarikan.

Disana para pengunjung disuguhi 4 zona yang memiliki cirri kekhasan masing. Zona tersebut yakni Zona Art, Zona Dolanan, Zona Jualan, dan Zona Kuliner dengan jumlah stan sekitar 100 buah ini berisi beragam kuliner, hasil kerajinan dan berbagai macam produk dari UKM.

Walikota dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu atas terselenggaranya even tahunan ini. Sehingga tahun ini telah memasuki 4 kali. ”Sungguh luar biasa karena kesekian kalinya Semarang bisa menyuguhkan hiburan bagi seluruh warga, sebagai ajang ekspresi bagi para seniman maupun kesenian yang dikemas dalam event Pandanaran Art Festival 2014 yang diselenggarakan dari mulai hari ini Jumat, 21 November sampai dengan Minggu, 23 November 2014” ucap Walikota.

Pantauan lapangan, Di Zona Art akan ditampilkan 11 Galeri Lukisan dari 10 pelukis cilik Bengkel Pelukis Cilik Yos Soesilo dan 1 pelukis paranormal Mbah Bejo. Selain itu di Zona Art ada display dari komunitas OASE, Lopen Semarang, Komunitas Penggiat Sejarah, The Heritage Coffee, Berline, Semarang Photography Event, Artkroobatik, Akar Asem Tattoo, Chalkart, Run SMG, Stand Up Comedy Semarang, Semarang Henna Art, Sobokartti dan Hysteria.

Sementara di Zona Kuliner ada bazar kuliner dari 18 hotel dan restoran se-Kota Semarang. Ditambah akan ada Live Cooking Competition dengan tema Kuliner Tradisional Semarang yang diikuti oleh 18 hotel dan restoran se-Kota Semarang. Di samping itu, akan diselenggarakan juga lomba Tray on The Road, dimana waitress dari 18 hotel dan restoran se-Kota Semarang akan menempuh jarak kurang lebih 1000 m sambil membawa nampan dan botol minuman.

Di Zona Dolanan Anak, ditampilkan berbagai bentuk dolanan anak tradisional dan tarian tradisional Nusantara. Selain itu, ada pula display dolanan tradisional anak-anak dan kursus membatik oleh Club Merby Semarang dan terakhir tidak kalah menariknya terdapat Zona Jualan yang menjual beraneka macam barang dagangan yang sayang juga jika tidak ditonton.

Walikota berharap agar Event Pandanaran Art Festival 2014 dapat menampilkan berbagai potensi kebudayaan dan kesenian Kota Semarang baik yang berupa karya seni, sejarah Kota Semarang, dolanan anak, kuliner tradisional bahkan UMKM Kota Semarang sehingga secara tidak langsung dapat menjadi atraksi wisata tersendiri yang dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Kota Semarang. “Dan juga sebagai sarana menumbuhkan rasa kecintaan Warga Semaranag terhadap kotanya”, tutup Hendrar Prihadi. (Ptr Eks)