Upayakan Pendidikan pada Anak

Rab, 21/12/2016 - 09:34 -- a60es

Ungaran – Pendidikan menjadi solusi untuk mengatasi persoalan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat sehari-hari. Peningkatan pendidikan juga menjadi alternatif mengatasi tingginya angka kemiskinan di Jawa Tengah.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs Heru Sudjatmoko MSi saat menghadiri acara puncak Peringatan Hari Ibu ke-88 yang diadakan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (20/12) siang.

Diungkapkan, sekarang ini tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak serta praktik perdagangan manusia (trafficking) masih sering terjadi di masyarakat. Karenanya pendekatan secara hukum sesuai peraturan sudah seharusnya ditegakkan.

“Kalau sudah terjadi, kita ada peraturan hukum perundangannya tentang perlindungan anak dan perempuan. Tapi untuk pencegahan secara berkelanjutan, betapa pentingnya dengan jalan pendidikan,” katanya.

Menurut Wagub, peningkatan pendidikan akan membantu pemahaman kesetaraan gender. Dengan pendidikan pula orang akan punya kesadaran untuk lebih maju dan lebih menjunjung nilai-nilai hak asasi manusia serta mengurangi kemiskinan.

Dalam kesempatan tersebut Wagub menekankan kepada bupati/ wali kota se-Jateng untuk memperhatikan pentingnya pendidikan dan berharap hal tersebut bisa dikelola dengan baik. Terutama dalam rangka pengentasan kemiskinan.

“Minimal pendidikan bisa diupayakan kepada anak-anak kita untuk bisa sekolah,” katanya.

Sementara itu Bupati Semarang Mundjirin menyampaikan terima kasih karena Kabupaten Semarang terpilih menjadi tempat penyelenggaraan peringatan Hari Ibu ke-88.

“Saya juga berterima kasih dengan program pembangunan bapak Gubernur dan Wakil Gubernur kemiskinan di Kabupaten Semarang semakin berkurang. Pelayanan kesehatan dan pendidikan semakin baik, penyakit menular hilang dan usia harapan hidup juga meningkat terutama kaum ibu-ibu yang mencapai 72 tahun,” katanya.

Peringatan Hari Ibu ke-88 tersebut menjadi puncak kegiatan Provinsi Jateng dari kegiatan-kegiatan bertema perempuan dan anak yang diselenggarakan selama 2016. Di antaranya seperti Kampanye Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, parade budaya pengesahan UU kekerasan seksual, dialog interaktif di TVRI, bakti sosial, donor darah, workshop ketahanan keluarga, hingga ziarah ke TMP Giri Tunggal. (biro humas pemprov jateng)