Sosialisasikan Uang Baru, Ganjar Belanja di Pasar Manis

Sen, 19/12/2016 - 17:27 -- humasjtg3

Banyumas - Para pedagang di Pasar Manis, Purwokerto mendadak riuh melihat Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP masuk ke pasar dan menawar sayur, buah, tahu, dan bermacam makanan yang ada di pasar.

Gubernur yang datang didampingi Bupati Banyumas Ir H Achmad Husein dan jajaran Bank Indonesia Purwokerto, menghampiri satu per satu pedagang kemudian membayar semua belanjaan menggunakan uang baru. Selain berbelanja di pasar tradisional berkonsep modern itu, gubernur sekaligus menyosialisasikan 11 pecahan rupiah baru kepada para pedagang.

"Kie pare karo tahu piranan bu? Rp 15 ewu olih ora. Nek olih kie tak bayar anggo duit anyar, wis ngerti ana duit anyar durung," ujar gubernur dengan bahasa Banyumasan saat menawar harga sayur kepada pedagang di Pasar Manis, Senin (19/12).

Sementara itu, wajah Tasmiyati tampak bangga dan sumringah barang dagangannya dibeli orang nomor satu di Jawa Tengah. Wanita 55 tahun tersebut sempat bingung ketika mengamati gambar uang yang diterimanya. Gambar pahlawan pada lembaran uang Rp 10 ribu dan Rp 5.000 di tangannya tidak seperti biasanya atau masih asing baginya.

"Kie duit anyar mbok, tembe ngerti inyong. Kesuwun nggih pak gubernur," ucap Tasmiyati sesuai mendapat keterangan dari petugas BI tentang uang baru yang diterimanya.

Hal serupa juga dialami pedagang lainnya, Slamet. Warga Purwokerto yang sehari-hari berjualan buah itu mengaku baru mendapat informasi adanya uang baru. Ia juga merasa senang gubernur datang membeli empat butir jambu biji yang dihargai Rp 36 ribu dan dibayar dengan uang baru pecahan logam dan kertas.

"Saya sangat senang sekali pak gubernur membeli jambu pakai uang baru. Sekarang saya jadi tahu ada uang baru sehingga nanti tidak bingung kalau ada pembeli bayar pakai uang baru. Uang baru dari gubernur ini akan saya simpan untuk kenang-kenangan," bebernya.

Dalam kesempatan itu Gubernur Ganjar menjelaskan, sosialisasi bertujuan supaya masyarakat mengetahui, mulai Senin, 19 Desember 2016 Bank Indonesia mengeluarkan uang baru sebanyak 11 pecahan, baik logam maupun kertas mulai Rp 100 sampai Rp 100.000 bergambar tokoh-tokoh pahlawan nasional.

"Yang penting masyarakat tahu dulu bahwa mulai hari ini ada peredaran uang baru. Masyarakat harus kenal dulu agar kalau ada yang beli pakai uang baru mereka mengerti ini duit palsu atau asli," terangnya.

Tidak kalah penting adalah perlunya informasi kepada masyarakat bahwa uang lama masih berlaku hingga BI secara resmi menariknya dari peredaran. Sehingga apabila ada masyarakat akan memukarkan uang lama bisa datang langsung ke BI atau perbankan lain.

Sebagai informasi, gambar pahlawan nasional pada uang pecahan rupiah yang baru sesuai Keppres tersebut yakni, gambar Pahlawan Nasional Ir Soekarno dan Drs Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 100.000.

Selain itu gambar pahlawan nasional Ir H Djuanda Kartawidjaja digunakan pada pecahan Rp 50.000, Dr GSSJ Ratulangi untuk pecahan Rp 20.000, Frans Kaisiepo pecahan Rp 10.000, Dr KH Idham Chalid Rp 5.000, Mohammad Hoesni Thamrin Rp 2.000, dan Tjut Meutia rupiah kertas pecahan Rp 1.000. Sedangkan pada pecahan logam terdapat gambar Mr I Gusti Ketut Pudja pecahan Rp 1.000, Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang pecahan Rp 500, Dr Tjiptomangunkusumo pecahan Rp 200, Prof Dr Ir Herman Johanes pecahan Rp 100. (Biro Humas Setda Prov Jateng)