Perbaikan Jalan Tidak Boleh Setengah-Setengah

Min, 25/12/2016 - 09:26 -- humasjtg3

Banyumas - Perbaikan darurat di jalan nasional yang mengalami kerusakan parah, khususnya di ruas jalan Bumiayu-Ajibarang Banyumas kembali dipantau oleh Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP, Sabtu (24/12). Dia ingin memastikan, perbaikan darurat dengan cara menutup jalan berlubang dengan tanah uruk dan kerikil tersebut terus dilakukan, hingga satu bulan ke depan. Sehingga, memberikan rasa aman kepada pengguna jalan, khususnya bagi warga yang mudik Natal dan Tahun baru.

"Kita coba berikan keamanan dulu meskipun belum nyaman. Maka yang seperti Ini kita harapkan nanti segera bisa ditutup dengan aspal. Saya berharap bisa kita kondisikan satu bulan ke depan. Satu bulan saja bisa aman dengan satu harapan bulan berikut sudah bisa dilakukan perbaikan permanen," kata Ganjar saat melakukan tinjauan.

Meski tidak mencapai target yang ditentukan, yakni selesai pada 23 Desember 2016, progress perbaikan darurat ini dinilai Ganjar mengalami peningkatan, karena saat ini sudah mencapai 80 persen. Peningkatan terjadi karena para pekerja diminta bekerja lembur.

"Saya meminta buat teman-teman (pekerja) yang bertugas, yang Kristiani, silahkan libur, tapi yang nonkristiani saya harapkan bisa lembur karena ini memang dibutuhkan satu kesungguhan, satu pengabdian yang tidak setengah-setengah. Jadi saya mengapresiasi apa yang dikerjakan oleh teman-teman sampai tidak tidur beberapa hari," ujarnya.

Dikatakan Ganjar, kerusakan jalan nasional ini disebabkan oleh tonase kendaraan angkutan barang yang sering kali berlebih. Di samping itu karena faktor cuaca. Sehingga kerusakan jalan bertambah parah. Untuk ruas jalan Wonosobo-Banyumas, terdapat 973 titik jalan yang berlubang. Karenanya, perlu ada perhatian khusus dan penanganan yang serius dari pemerintah, baik pusat maupun provinsi.

"Kepada pengguna jalan, khususnya truk-truk besar tolonglah tonasenya juga tidak melebihi gitu. Terus kemudian hati-hati di jalan karena memang kondisinya seperti itu. Kita tahu jalan kita rusak tapi pemerintah mencoba untuk berikhtiar menyelesaikan ini dengan baik," pungkasnya.
(Biro Humas Setda Prov Jateng)