Penambalan Jalan Ditarget Rampung Sebelum Natal

Sel, 20/12/2016 - 09:04 -- a60es

Banjarnegara - Perbaikan jalan rusak di beberapa daerah di Jawa Tengah ditarget selesai sebelum Natal atau paling lambat tanggal 23 Desember 2016. Termasuk sebanyak 978 lubang yang tersebar di sepajang jalur Kabupaten Banjarnegara.

"Ada 978 lubang mulai dari Susukan sampai perbatasan antara Banjarnegara Wonosobo. Perbaikan sementara ini akan diselesaikan dalam waktu tidak lama, saya targetkan sampai 23 Desember karena dari tanggal 25 Desember sampai Januari ada perayaan hari besar dan libur nasional," ujar Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP seusai meninjau jalan dari Banyumas sampai Sigaluh Banjarnegara, Senin (19/12).

Untuk perbaikan jalan berlubang, lanjut dia, Pemprov Jateng, pemkab, dan pemerintah pusat sudah berkoordinasi dan siap membereskannya secara bersama-sama. Menurutnya persoalan kerusakan jalan bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, namun gubernur dan bupati/ wali kota juga harus terlibat menanganinya.

"Saya sudah sangat risih dan tidak enak dengan masyarakat. Ini adalah tanggung jawab pemerintah dan kami sudah koordinasi dengan PU pusat, bahkan tadi pagi saya telepon pak Menteri PU bagaimana membereskan persoalan ini," beber Ganjar kepada wartawan.

Ia menjelaskan, perbaikan kerusakan jalan tidak hanya difokuskan di area-area rawan seperti di Banjarnegara dan Banyumas yang merupakan jalur nasional meliputi Wangon, Ajibarang, dan Bumiayu. Jalur tengah dari Kebumen sampai Purworejo juga menjadi perhatian untuk segera ditangani.

"Musuhnya aspal yaitu hujan dan overtonase. Untuk overtonase ini memang kurang ajar, tapi saya sudah minta sama Organda karena ini soal moralitas saja, kita harus merawat bersama-sama," kata gubernur.

Menurutnya, jalan rusak di Jawa Tengah semakin parah dan membahayakan pengguna jalan, sehingga perbaikan harus dikebut. Apabila ada kekurangan personel, peralatan, maupun material, pemerintah siap menambah. Bahkan jika anggaran terbatas, Ganjar berharap ada bantuan dari CSR.

"Jalur Wangon lumayan hancur, Bumiayu dan Ajbarang lumayan remuk dan bodol. Maka tadi kita minta dari Balai besar jalan nasional sudah turun maka hari ini sampai tanggal 23 Desember ditambal dulu. Perbaikan sementara ini memang belum nyaman tapi saya minta aman," terang mantan anggota DPR RI ini.

Sementara untuk penanganan kerusakan jalan dalam jangka panjang, kata dia, perlu koordinasi dengan PT KAI, PT Pelni, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lain, baik menyangkut jalan nasional, provinsi, maupun kabupaten/ kota. Hal itu terkait keberadaan kendaraan berat yang mengangkut semen, besi, dan jenis barang berat lainnya yang selama ini melintas di jalur darat. Gubernur berharap pengangkutan beban berat tersebut dapat dialihkan menggunakan armada kapal melalui jalur laut atau kereta. (Biro Humas Setda Prov Jateng)