Lampaui Masa Sulit, BPR Tasikmadu Kini Punya Gedung Baru

Min, 18/12/2016 - 17:58 -- humasjtg3

Karanganyar - Setelah melampaui masa sulit karena dua direktur sebelumnya terlibat korupsi dan merugi sebesar Rp 1,4 miliar (2014), kini BPR BKK Tasikmadu menunjukkan kebangkitannya. Di bawah kepemimpinan Didik Darmadi SE MM selaku Direktur Utama yang baru, BPR Tasikmadu selama dua tahun berturut-turut berhasil mencetak laba besar.

"Saya semangat datang ke sini karena perlu saya sampaikan, pada tahun 2014 rugi Rp 1,4 miliar. Kemudian ngimpor direksi Mas Didik dari Wonogiri, tahun 2015 langsung untung Rp 3,2 miliar. Tahun ini, belum selesai sudah tercatat Rp 2,7 miliar," kata Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP saat meresmikan Gedung Kantor Pusat PD BPR/ BKK Tasikmadu dan Pengundian Simpanan tahun 2016 di Jl Tentara Pelajar Bejen, Minggu (18/12).

Keberhasilan itu, kata dia, menunjukkan pemerintah serius membenahi perusahaan daerah dan melayani rakyat. Apalagi, hasil evaluasi BPK menuntut agar kinerja BUMD selaras dengan program pemerintah daerah.

"Kemiskinan (Jateng) masih tinggi. Dewan pernah menyampaikan, Pak Gubernur tolong didandani BUMD-nya agar mendukung program pemerintah daerah. Termasuk di kabupaten/ kota. Salah satu contohnya tadi, memberikan CSR ke TPA Baiturrahman Bejen sebesar Rp 10 juta," tuturnya.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu sangat berharap, keberadaan PD BPR/ BKK dapat membantu masyarakat di lingkungan terdekat. Caranya, dengan mencari masyarakat yang memiliki usaha kecil, men-database-kan, dan memberi kemudahan dalam proses administrasinya. Jika karakter nasabah baik, maka harus terus dibantu.

"Proses administrasi bagi mereka dipermudah. Sehingga, masyarakat kalau mau pinjam, mau minta bantuan kepada negara, mendapat kemudahan-kemudahan," ujarnya.

Ditambahkan, agar usaha kecil masyarakat bisa berkembang, kemudahan akses modal harus diiringi dengan pelatihan dan pendampingan. (Biro Humas Setda Prov Jateng)