Genggam Dunia dengan Moral dan Akhlak

Sab, 07/01/2017 - 07:09 -- a60es

Tegal – Informasi apa yang ingin Anda dapatkan? Tinggal mengakses saja menggunakan internet, dan hampir semua informasi akan bisa diperoleh.

Ya, semakin canggihnya teknologi membuat dunia seakan berada dalam genggaman. Namun, jika penggunaannya tidak tepat, dapat berakibat negatif. Misalnya, penyalahgunaan narkoba maupun pornografi.

Hal itu pula yang menjadi perhatian Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP saat mengajar di SMK Negeri 1 Bumijawa, Tegal, Rabu (4/1). Dia tidak bosan mengingatkan para siswa agar berhati-hati dan bijak mengakses internet.

“Bijak menggunakan gadget, waspadai bahaya narkoba dan pornografi. Dunia sekarang semakin borderless. Maka kita semua harus siap lahir batin selain mempelajari ilmu pengetahuan juga harus dilengkapi dengan akhlak dan moral yang baik,” katanya.

Ganjar memberikan contoh bahaya pornografi yang meracuni anak-anak muda atau bahayanya seorang anak usia 15 tahun yang ‘kursus’ membuat bom melalui telepon genggam tanpa diketahui orangtuanya.

“Ini sekarang kejadian setiap hari. Mental anak sekolah harus kuat, godaannya banyak,” tegas gubernur.

Dibalik itu semua, Ganjar menambahkan, ada tantangan yang lebih besar yang akan dihadapi para generasi muda selanjutnya. Yaitu tantangan untuk mengembangkan inovasi dan teknologi yang lebih maju dan bisa mengangkat bangsa.

Dia mencontohkan produk buatan Samsung yang bisa mengangkat negara Korea untuk lebih diperhitungkan di dunia. Atau negara Jepang dengan kemajuan inovasi kendaraannya sanggup membuat negara itu terkenal di kancah internasional.

“Apa mimpimu terhadap Indonesia? Apa yang harus dibereskan pertama? Itu nanti yang harus kalian wujudkan ke depan,” beber alumnus Universitas Gadjah Mada itu.

Sementara itu, Kepala SMK 1 Bumijawa Anon Priyantoro dalam sambutannya menjelaskan SMK yang dipimpinnya saat ini memiliki 1.065 murid yang terbagi dalam enam program studi keahlian teknik. Antara lain, instalasi tenaga listrik, kendaraan ringan, komputer jaringan, otomasi industri, sepeda motor, dan multimedia. Mereka benar-benar disiapkan agar memiliki keterampilan dan siap bekerja baik di dunia industri maupun wirausaha. (Humas Jateng)