Ganjar Natalan dan Salawatan di Surakarta

Min, 25/12/2016 - 14:37 -- humasjtg3

Surakarta - Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP didampingi Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono, Pangdam IV/ Dionegoro Mayjen TNI Jaswandi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Ferry Wawan Cahyono, dan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengunjungi perayaan malam Natal di Surakarta, Sabtu (24/12) malam. Tempat yang dikunjungi Gereja Katolik Santo Perawan Maria Regina Paroki Purbowardayan dan Gereja Kristen GBI Kel Allah El-Shaddai.

Kepada ribuan jemaat yang hadir di dua gereja tersebut, Ganjar mengucapkan selamat Natal dan turut berbahagia dapat hadir ditengah-tengah mereka. Kedatangannya bersama Forkopimda Jawa Tengah ini untuk mendorong tradisi bersilaturahmi antarumat beragama agar tercipta kerukunan, saling menghormati antarumat beragama.

"Kita bisa hadir bersama masyarakat dalam suasana kesukaan, keceriaan diantara mereka dan menjadi indah sekali. Kita bersaudara, kita bisa bertemu, bisa saling menghormati tentu menyenangkan," katanya.

Kondisi itu, lanjut Ganjar, sama dengan saat masyarakat merayakan Lebaran. Sebab, hampir semua tokoh agama, masyarakat berbondong-bondong datang ke provinsi untuk memberikan ucapan selamat. Pada peringatan Natal, dia berupaya mengunjungi tempat-tempat yang berbeda setiap tahun. Hal ini dilakukan agar mendorong tradisi guyub rukun dan saling menghormati di Jawa Tengah. Ganjar berharap melalui silaturahmi, kerukunan dan saling menghormati umat beragama akan dapat mempererat persatuan dan merawat Indonesia menjadi negara dan bangsa yang tangguh dan mandiri.

"Memang malam ini kita ingin tidak tiap tahun di Semarang. Sekarang kita ke Solo, mungkin lain kali kita bisa ke Banyumas, lain kali kita bisa ke daerah pantura. Sehingga kita bisa hadir bersama masyarakat," ujar gubernur.

Setelah mengunjungi perayaan Natal, Ganjar juga hadir pada acara Salawat bersama Habib Syech Abdul Qadir Assegaf di Masjid Agung Surakarta. Dalam salawatan tersebut, Ganjar menghimbau kepada umat muslim untuk menjaga kerukunan agar dapat saling mendukung dan mendorong demi menciptakan kesejukan dan memajukan bangsa.

Ganjar juga mengatakan tantangan besar yang dihadapi oleh bangsa ini adalah narkoba, pornografi, kemiskinan dan radikalisme. Sehingga untuk memerangi semua itu diperlukan kerukunan dan persaudaraan.

"Musuh kita bukan saudara kita yang ada disini, musuh kita itu sekarang narkoba, pornografi kemiskinan, radikalisme dan macam-macam hari ini. Sehingga kita mesti menjaga anak-anak kita dari itu semua," pungkasnya. (Biro Humas Setda Prov Jateng)