Gandeng Tangan Atasi Bencana

Kam, 06/02/2014 - 07:43 -- humasjtg1

PEKALONGAN - Dalam memajukan persatuan dan kesatuan bisa diawali dengan doa, dzikir, dan tekad kuat untuk menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bisa dijadikan contoh,meneladani sikap, kepribadian, akhlak, perilaku dalam memimpin bangsa yang majemuk dengan menjaga kerukunan dan rasa persatuan.

Hal tersebut ditegaskan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H/ 2014 M, di Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan, Rabu (5/2). Menurutnya, masyarakat harus bisa bersatu, bekerja keras membantu sesama untuk menjaga persatuan di atas segalanya.

"Keberhasilan pembangunan tidak hanya dari pemimpin saja, melainkan adanya kebersamaan dan dukungan rakyat Indonesia. Ekonomi dapat dibangun dalam keadaan situasi yang aman, stabil dan damai. Warga di Pekalongan harus bersatu padu demi menjaga kesatuan bangsa secara bersama-sama, meskipun kita berbeda-beda," tegas Presiden.

Presiden menambahkan, bencana alam tidak hanya terjadi di Indonesia. Namun juga di belahan dunia lain. Hal ini menguji kearifan masyarakat, dalam menjaga alam.
"Alam harus kita jaga secara arif. Mari kita bergandengan tangan atas bencana yang ada. Kita bisa mengatasi bencana dan memperbaikinya bersama-sama," kata SBY.

Tokoh ulama, Habib Muhammad Lutfi Bin Yahya, mengatakan, keutuhan NKRI harus ditegakkan. Dan rasa cinta tanah air harus ada. Tentunya, bersama TNI-Polri. "Para ulama dan santri harus bisa menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Terlebih untuk menyukseskan pemilu 2014 mendatang," tegas dia.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo SH, menyampaikan, warga Jawa Tengah juga harus memperkokoh persatuan dan kesatuan untuk menjaga keutuhan NKRI. Apalagi, saat ini Jawa Tengah sedang diuji rasa persatuannya lewat bencana banjir dan tanah longsor.

"Ayo saling gotong royong, tolong menolong dalam tindakan yang konkret untuk menghadapi bencana di wilayah kita. Cobaan bencana bisa ditangani dengan baik dan dihadapi dengan tabah. Koordinasi akan terus saya lakukan dengan bupati dan walikota di Jawa Tengah, hasilnya akan segera saya laporkan ke menteri terkait, untuk mempercepat perbaikan," tandas Gubernur. (humas jateng)