15 Kabupaten/ Kota Didorong Bentuk FK Metra

Jum, 10/02/2017 - 14:42 -- ully

Semarang - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah mendorong terbentuknya Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) di 15 kabupaten/ kota yang belum memiliki lembaga tersebut pada 2017 ini. Pasalnya, tidak hanya untuk memenuhi target RPJMD Jawa Tengah, namun sekaligus menjadi media efektif dalam diseminasi informasi.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Provinsi Jawa Tengah Dra Evi Sulistyorini MM mengakui saat ini media informasi sangat beragam. Mulai dari media cetak, televisi, hingga media sosial. Namun, belum keseluruhan masyarakat bisa menjangkau informasi melalui media-media tersebut. Padahal, informasi pembangunan yang menjadi hak rakyat mesti disampaikan, bahkan hingga pelosok daerah.

"FK Metra bisa menjadi media alternatif lain yang bisa diakses oleh masyarakat. Karenanya kami mendorong 15 kabupaten/ kota yang belum memiliki FK Metra agar bisa membentuk lembaga itu," bebernya pada Rapat Koordinasi Pemberdayaan FK Metra yang berlangsung di Wisma Perdamaian, Jumat (10/2).

Sekretaris FK Metra Provinsi Jawa Tengah Daniel Hakiki menambahkan memang saat ini televisi menjadi tontonan yang disukai masyarakat. Tapi, belum tentu warga mendapat informasi mengenai program-program pembangunan daerah mengingat tidak jarang masyarakat memanfaatkan televisi untuk mendapat hiburan. Bahasa yang kurang familier di tengah masyarakat pun bisa menjadi kendala untuk memberikan pemahaman yang benar.

"Melalui FK Metra, informasi tidak hanya lewat, tapi dibahas secara detail. Tentunya melalui kesenian dan bahasa setempat yang lebih bisa difahami masyarakat," terangnya.

Ditambahkan, meski perkembangan informasi semakin pesat, kesenian tradisional tetap memiliki penggemar. Mereka yang sudah berusia lanjut menempatkan kesenian tradisional sebagai tontonan yang membangkitkan memori masa lalu. Bagi anak-anak, kesenian tradisional dianggap eksotis yang tidak ditemui setiap hari.

Mengingat fungsinya untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, kesenian tradisional yang digunakan pun yang digandrungi publik. Sehingga, bisa menarik orang yang lebih banyak. Dengan begitu, mereka yang mendapat informasi juga lebih banyak lagi.

"Seminar juga merupakan media informasi. Tapi hanya menjangkau 100 orang. Ketika FK Metra dihadirkan di masyarakat, akan menghadirkan lebih banyak orang. Jadi masih sangat efektif. Tentunya FK Metra juga harus berani berkompetisi dengan media lain," tandas Daniel. (Diskominfo Jateng)