Kabupaten Karanganyar

Alamat Website http://www.karanganyarkab.go.id/

Pertanian menjadi salah satu sektor andalan Kabupaten Karanganyar yang mendorong perekonomian warganya yang berjumlah sekitar 900.000 jiwa. Wajar bila pertanian menjadi penopang penting Karanganyar karena kabupaten ini memiliki luas wilayah 77.378,64 hektare, dengan pemanfaatan lahan sebagai berikut: sawah 22.130,32 ha, tanah kering 55.248,32 ha. Persawahan terdiri atas irigasi teknis 14.361,57 hHa, nonpengairan teknis 6.229,28 hHa, dan tidak berpengairan 1.542,52 ha.

Namun, lokasinya yang strategis, yakni berimpitan dengan Kota Surakarta, salah satu kota pemacu pertumbuhan ekonomi di Jateng, Kabupaten Karanganyar juga banyak dihuni industri berskala menengah dan besar. Infrastuktur dan sarana yang memadai menjadi faktor penting untuk menarik investor untuk membenamkan modalnya di Karanganyar. Lebih dari 100 industri di bidang tekstil, garmen, benang tenun, jamu, dan lainnya, memilih beroperasi di Karanganyar, dengan konsentrasi terbesar di Kecamatan Jaten.

Lihatlah di sepanjang jalan mulai keluar dari Kota Surakarta hingga kota Karanganyar, banyak industri berdiri. Tentu saja dukungan ketersediaan sumber daya manusia menjadi faktor kunci selain jaminan stabilitas keamanan.

Selain memiliki dataran rendah - terendah dengan ketinggian 90 meter di atas permukaan laut dan tertinggi 590 dpl - Karanganyar termasuk daerah yang tidak terlalu panas untuk ukuran daerah tropis. Hampir setiap hari air PDAM yang mengalir ke rumah-rumah pelanggan masih sejuk dan bening. Di malam hari, suasana sejuk juga amat terasa. Embusan udara sejuk dari dataran tinggi Tawangmangu menjadikan Karanganyar juga sebagai lokasi hunian yang ideal.

Sejal lama, Karanganyar juga dikenal sebagai pemasok komoditas pertanian penting di kawasan Keresidenan Surakarta dan sekitarnya. Banyak sayuran dan buah mengalir dari Tawangmangu ke daerah sekitar. Sate dan aneka masakan berbahan baku daging kelinci juga sangat mudah didapatkan di Tawangmangu. Tawangmangu hingga hari ini masih menjadi tujuan wisata menarik bagi turis yang mendambakan hawa sejuk pegunungan.

Sejak mantan Presiden Soeharto meninggal kemudian dimakamkan di Astana Giri Bangun Karanganyar, kabupaten ini juga mendapat tambahan kunjungan wisatan domestik dan mancanegara. Makam Pak Harto, Bu Tien, dan kerabatnya di Astana Giri Bangun memang menjadi magnet kuat. Apalagi sejak dua tahun lalu kompleks makam nan megah itu juga dipercantik sehingga membuat wisatawan lebih nyaman berada di kompleks wisata ziarah. Jalan dari Karanganyar menuju Astana Giri Bangun yang berkelok dan menanjak, permukaan aspalnya juga sudah dipermulus. Tidak jauh dari Astana Giri Bangun, terdapat kompleks Astana Mangadeg, tempat Pangeran Sambernyawa dikebumikan.

Jadi, sebenarnya Kabupaten Karanganyar memilki potensi berbagai sektor, mulai dari pertanian, jasa, industry, hingga wisata ziarah. Beragam candi juga terdapat di kabupaten ini, termasuk Candi Sukuh yang terkenal itu.