Kabupaten Banjarnegara

Alamat Website http://www.banjarnegarakab.go.id/

Kabupaten Banjarnegara yang memiliki luas wilayah 106.970,997 hektare ini berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo di sebelah timur, Kabupaten Kebumen di sebelah selatan, Kabupaten Banyumas di sebelah barat, serta Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Batang di sebelah utara.

Banjarnegara yang berpenduduk 985.000 jiwa (data BPS Tahun 2012, red.) berada di daerah pegunungan sehingga banyak potensi alam yang dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata maupun pertanian.

Salah satu daerah tujuan wisata andalan Banjarnegara, yakni Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng yang berada pada ketinggian rata-rata 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Selain banyak ditemukan benda-benda purbakala, KWDT Dieng juga memiliki panorama alam yang sangat indah dengan udaranya yang dingin, sehingga masyarakat di dataran tinggi ini banyak membudidayakan tanaman kentang.

Bahkan, Dataran Tinggi Dieng juga memiliki potensi panas bumi yang cukup besar sehingga dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTPB) yang dikelola oleh PT Geo Dipa Energi Unit Dieng.

Sementara Sungai Serayu yang bersumber di Dataran Tinggi Dieng, alirannya dibendung di Kecamatan Bawang untuk dijadikan Waduk Mrica dan dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Panglima Besar Soedirman yang dikelola oleh PT Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit Mrica. Kekayaan alam yang dimiliki Banjarnegara juga dimanfaatkan masyarakat sehingga banyak menumbuhkan industri kecil seperti keramik dan makanan olahan.

Secara umum, sektor pertanian merupakan penyumbang terbesar bagi PDRB Kabupaten Banjarnegara karena mencapai 35,85 persen, disusul sektor jasa sebesar 20,03 persen, industri pengolahan sebesar 13,15 persen, serta perdagangan/hotel/restoran sebesar 12,68 persen.

Posisi Banjarnegara yang berada di ruas jalur tengah Jawa Tengah yang menghubungkan Banyumas-Temanggung serta terdapat jalur alternatif Banjarnegara-Batang, Banjarnegara-Pekalongan, dan Banjanegara-Kebumen, menjadikan kabupaten ini terus berbenah sehingga dapat lepas dari status daerah tertinggal.